Merawanin mpe nangis mp4xxx

Serangan bibir dan lidahku kuarahkan kearah dadanya yang sangat indah itu.

merawanin mpe nangis mp4xxx-90

Sambil bibirnya kembali kulumat dengan bibirku, ku picit-picit kedua-dua putingnya yang mengeras.“aahh…abg…mmmhhh…ohhh…” desah Amel diselangi dengan cumbuannya yang sekarang sudah berpindah ke leherku.

Kadang disedut dan digigitnya leherku yang pasti meninggalkan kesan merah. Apa yang ada di benakku ialah untuk memenuhi tuntutan berahiku saat ini dengan seorang gadis cantik yang sedang berada dalam taklukanku.

Amel kemudiannya keluar membawa kain pario tersebut dan kembali tak berapa lama.“bang, tolong simpankan seluar jeans Amel ni” Amel menghulurkan jeans biru yang dikenakan tadi.“Amel tak bawa seluar tight, pakai CD aja”Sambil berdiri di sebelahku Amel menunujukkan belahan kain parionya yang hanya diikat di bahagian pinggul.

Ikatannya berada di sebelah kiri pinggulnya dan jika ia melangkah maka terlihatlah paha mulus miliknya hingga ke pangkalnya. Amel juga tidak pernah memarahi perbuatanku meraba pantatnya. Celana jeans ketat dan t-shirt ketat belahan dada rendah memang selalu dikenakannya. Sering kali juga Amel menceritakan padaku beberapa orang manager hotel tempat kami bekerja menggodanya.

Orang tak nampak.” Kataku setelah ku tarik kembali tanganku dari dalam parionya. Kalau di bibir kan lebih syok” sambungku sekadar niat mengusik.

Amel hanya tersenyum kemudian meninggalkanku di dalam bar menuju ke ruangan tangah pub di mana dia akan ditugaskan. Tanpaku duga Amel menarik tanganku dan kami keluar ikut pintu belakang pub. Lidahku terasa disedut-sedut ke dalam mulutnya yang mungil.Serangan-serangan nikmat yang ku lancarkan membuat Amel menjerit kecil dan menekan kepalaku ke arah dadanya.“abg…sakit…ohh sedapnya…aawww…” tidak karuan lagi desahan dan rintihan Amel yang membuatku lebih teransang.Tiba-tiba kurasakan penisku sudah tidak berada di dalam sarangnya.Entah sejak bila Amel membuka celanaku mungkin kerana aku keasyikan menikmati tubuh gebu milik Amel sehingga tidak sedar celana panjang dan celana boxerku sudah separas lutut. Berdesir darahku menahan nikmat kocokan tangan halus Amel yang semakin rancak menjalankan tugasnya.Penisku berukuran biasa, tidak seperti yang sering kubaca di dalam cerita-cerita lain di mana penisnya seperti saiz orang America atau Eropah.kali ini berawal ketika saya menjadi seorang pegawai hotel dan singkat aja cerita seks nya berawal ketika ada seseorang yang memanggilku. ” terdengar satu suara yang sangat kukenali menyapaku dari belakang.

Tags: , ,